The story

Mungkin saya terlahir dengan dilingkungan yang kontroversial. Bagaimana merasakan rasanya dicintai, disayangi, dimanjai (pada waktunya). Ketika (waktunya) itu berakhir, sampe saat ini saya gabisa menerima. Saya sangat merindukan lingkungan/keadaan dulu di saat kita masih sering bersama untuk sekedar tertawa dan makan bersama. Tapi mereka sekarang hidup dengan kesibukan masing masing. Saat ini pun saya masih begitu disayangi. Mungkin. Pulang sekolah pada waktu TK-SD biasanya saya merasa aroma masakan untuk saya makan. Mamah selalu ada dirumah sewaktu jemputan mengantar saya ke rumah. Keadaan itu seolah hilang sekarang. Se sampai ke rumah sekarang, hanya ada uang yang mereka anggap itu sebagai tanda kasih sayang. Bagi saya kesibukan mereka berpengaruh besar kepada saya. Bagi saya uang bukan yang saya inginkan. Tapi kebersamaan itu. Saat lalu. Pada waktunya yang saya rindukan sampai sekarang. Uang tidak cukup untuk menunjukan mereka peduli kepada saya. Saya hanya membutuhkan perhatian yang seperti dulu. Saya mengerti mereka skrng sibuk. Dan saya sudah beranjak menuju remaja. Saya harus mengakuinya. Tapi sampai kapanpun saya bakal sadar, bila tuhan merenggut nyawa mereka, saya bingung seberapa liter air mata saya akan keluar. Bagaimana disini saya bisa di anggap merasa kurang beruntung. Saya iri bisa melihat pengamen pengamen di jalan bisa melakukan perkejaan nya dengan senang riang. Sedangkan saya yang sangat lebih beruntung dari mereka hanya bisa mengeluh dengan apa yang saya rasain sekarang. Memang benar, manusia itu tidak terbatas keinginanya, manusia tidak selalu puas dengan apa yang ia raih. I love you, mah, pah, bang, teh. I miss the old of us :).

fuckyeahmahasiswa:

YEAH…!!!
dari gaspol

fuckyeahmahasiswa:

YEAH…!!!

dari gaspol

(Source: enemy0fmine, via mrsmilicevic)

Vyrt

(Source: palpattine, via mrsmilicevic)

keepcalmandlovemanchesterunited:

“The second goal from Scholes calmed everyone down.”
- Sir Alex Ferguson (Premier League 2011/12: Manchester United 2 - Queens Park Rangers 0)

keepcalmandlovemanchesterunited:

“The second goal from Scholes calmed everyone down.”

- Sir Alex Ferguson (Premier League 2011/12: Manchester United 2 - Queens Park Rangers 0)

(Source: livingthg, via zyanmalik)

fuckthistie:

forever beautiful

Foreveryoung

2108111744

2108111744

Voxpopuli

Voxpopuli